Hubungan Seks merupakan sebuah kegiatan
yang dilakukan sepasang suami istri. Siapapun yang pernah melakukannya akan
ketagihan hingga hilang rasa itu.
Namun, beberapa kali Anda tidak
melakukannya mungkin dengan alasan medis, atau hanya keinginannya sendiri. Jika
itu terjadi, hati-hati Anda akan kekeringan seks.
Dengan kondisi tersebut, Dr Mark
Lawton, dari British Association for Sexual Health and HIV akan membantu
memberitahu apa yang terjadi jika kurangnya hubungan seksual dengan pasangan,
dilansir laman Metro, Minggu (3/7/2016).
Agen poker terbaik dan terpercaya 2016
Agen poker terbaik dan terpercaya 2016
1. Vagina tidak
kembali ketat
Jika Anda tidak melakukan
hubungan seks dalam jangka waktu yang cukup lama, tetap tak akan mengembalikan
keperawanan Anda. Selaput dara Anda pun tidak akan tumbuh lagi.
Otot tegang saat kembali
melakukan hubungan seksual, kata Dr Mark Lawton. "Sangat penting Anda
rileks ketika kembali berhubungan seks. Jika tidak, otot-otot bisa tegang yang
membuat seks menyakitkan."
Pada dasarnya, bersantai, banyak foreplay,
dan pelumas akan menjadikan Anda tak ingin cepat berhenti.
2. Tertekan dan
cemas
Seks bukan hanya sesuatu yang membuat
Anda merasa baik saat itu saja, tapi juga sepanjang hari. Ini diketahui bahwa
pelepasan endorfin selama dan setelah bercinta meningkatkan mood Anda,
dan mengurangi stres.
Jadi, ketika berhenti, Anda tidak
akan mendapatkan keuntungan itu. "Tentu saja hubungan seks melepaskan
hormon endorfin dan hormon bahagia yang memberikan rasa kesejahteraan yang
mungkin tidak didapatkan dari yang lain," ujar Dr Lawton.
Dari sudut pandang psikologis,
seseorang mungkin merasa bertanggung jawab untuk melakukan seks, "Jika
tidak, dapat menyebabkan suasana hati yang tak menyenangkan."
Beberapa studi kecil menemukan
bahwa orang yang memiliki hubungan biasa memiliki respon stres lebih baik
daripada mereka yang hanya melakukan masturbasi atau hubungan seks tanpa
penetrasi.
3. Menurunnya
risiko IMS dan UTI
Risiko penyakit menular seksual
akan menurun drastis jika Anda berhenti berhubungan seks.
4. Menurunnya
libido
Beberapa kabar baik bagi mereka
yang dihantui rasa frustasi seksual. Bagi seorang pria, akan memiliki kadar
testosteron lebih rendah dalam tubuh jika hanya memiliki sedikit seks.
"Berhubungan seksual meningkatkan kadar
testosteron dalam tubuh, yang meningkatkan libido, dan menyebabkan hasrat
seksual lebih," lanjut Dr Lawton.
5. Disfungsi ereksi
Ditambahkan Dr Lawton, menurunnya
testosteron dalam tubuh menyebabkan disfungsi ereksi. Bahkan ada studi di
dalamnya, dengan satu temuan ini bahwa laki-laki yang berhubungan seksualnya kurang dari dua kali dalam
seminggu mungkin memiliki masalah dengan ereksi.
Source : Metro
